Sabtu, 23 Mei 2026
Beranda / Ekonomi / Kemenperin Gandeng MR.DIY, Ribuan Produk IKM Bakal Masuk Ritel Modern

Kemenperin Gandeng MR.DIY, Ribuan Produk IKM Bakal Masuk Ritel Modern

Jum`at, 22 Mei 2026 11:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat upaya peningkatan daya saing industri kecil dan menengah (IKM) nasional melalui kerja sama strategis dengan jaringan ritel modern MR.DIY. [Foto: dok. Kemenperin]

DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat upaya peningkatan daya saing industri kecil dan menengah (IKM) nasional melalui kerja sama strategis dengan jaringan ritel modern MR.DIY. 

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin dengan PT Daya Intiguna Yasa Tbk di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan kerja sama itu menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri nasional, khususnya bagi pelaku IKM agar mampu bersaing di pasar domestik maupun global.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin menghadirkan ekosistem pemasaran yang lebih kuat agar produk IKM Indonesia semakin kompetitif, memiliki akses distribusi yang lebih luas, dan mampu menjangkau pasar yang lebih besar,” kata Agus, Jumat (22/5/2026).

Agus menyebut sektor industri manufaktur nasional masih menunjukkan kinerja positif di tengah tekanan ekonomi global. Pada triwulan I 2026, industri pengolahan tumbuh 5,04 persen dan berkontribusi sebesar 19,07 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.

Selain itu, tingkat optimisme pelaku usaha industri juga tetap terjaga. Hal tersebut tercermin dari Indeks Kepercayaan Industri (IKI) April 2026 yang berada di level ekspansif sebesar 51,75. 

“Kondisi ini menunjukkan pentingnya memperkuat pasar domestik dan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri sebagai fondasi utama memperkuat daya saing industri nasional, khususnya sektor IKM,” ujarnya.

Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita mengatakan kerja sama yang berlaku selama dua tahun itu mencakup pertukaran data dan informasi, fasilitasi promosi, pengembangan jejaring kemitraan, hingga pendampingan pemasaran produk IKM. Adapun produk yang masuk dalam kerja sama meliputi perlengkapan rumah tangga, elektronik, alat olahraga, kosmetik, kerajinan, hingga perlengkapan komputer dan telepon seluler.

Menurut Reni, IKM memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur industri nasional sekaligus menjadi penggerak ekonomi daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, jumlah IKM di Indonesia mencapai 4,43 juta unit usaha atau sekitar 99,79 persen dari total industri nasional. 

“Pada triwulan I tahun 2026, IKM memberikan kontribusi sebesar 21,71 persen terhadap output industri nasional dan menyerap lebih dari 13 juta tenaga kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PT Daya Intiguna Yasa Tbk, Rika Juniaty Tanzil, mengatakan kolaborasi tersebut sejalan dengan komitmen MR.DIY dalam mendukung pengembangan produk lokal. Saat ini, hampir 300 pemasok lokal, termasuk pelaku IKM, telah menjadi bagian dari jaringan pemasok MR.DIY yang telah hadir di 37 provinsi di Indonesia. 

“Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu lebih banyak produk lokal berkualitas menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing industri nasional,” kata Rika. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI