Selasa, 20 Oktober 2026
Beranda / Berita / Nasional / 18 Siswa Aceh Lolos Grand Final Olimpiade PAI Nasional 2026

18 Siswa Aceh Lolos Grand Final Olimpiade PAI Nasional 2026

Senin, 19 Oktober 2026 17:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Kabid PAI Kanwil Kemenag Aceh, Dr Hj Aida Rina Elisiva BAcc MM. [Foto: Humas Kemenag Aceh]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sebanyak 18 siswa Aceh lolos ke Grand Final Olimpiade Pendidikan Agama Islam Nasional (OLPAIN) ke-5. Mereka akan bersaing dengan seratusan finalis dari berbagai daerah di Indonesia di Bandar Lampung pada 23-25 November 2026.

Ke-18 siswa itu terdiri dari enam siswa SD, lima SMP, dan tujuh SMA/SMK. Mereka lolos setelah mengikuti seleksi berjenjang yang digelar sejak Mei hingga Oktober 2026.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs H Azhari MSi, mengapresiasi capaian tersebut dan berharap delegasi Aceh mampu meraih juara umum.

"Selamat kepada siswa SD, SMP, dan SMA se-Aceh yang lulus tahap nasional. Semoga persiapan menuju grand final bisa lebih maksimal," kata Azhari.

Kabid PAI Kanwil Kemenag Aceh, Dr Hj Aida Rina Elisiva BAcc MM, mengatakan 18 siswa tersebut ditetapkan sebagai finalis berdasarkan pengumuman DPP AGPAII pada Jumat (16/10/2026)

Sebaran 18 Siswa Aceh

Pada jenjang SD, enam siswa yang lolos berasal dari Aceh Barat, Kota Lhokseumawe, Kota Langsa, dan Aceh Timur.

Mereka adalah Muhammad Mundzir dan Muhammad Umar Al Farisi dari SDIT Al-Marhamah Kota Langsa; Al-Nisafitri dari SDN Pasi Meugat Aceh Barat; Mufid Ismail dan Ifat Asysyarif dari SDIT Bunayya Kota Lhokseumawe; serta Naura Fajrina dari SD Negeri Paya Dua Aceh Timur.

Untuk jenjang SMP, lima siswa berasal dari Aceh Jaya, Aceh Barat Daya, Aceh Tenggara, Kota Langsa, dan Aceh Utara.

Mereka yakni Nur Inayah dari SMPN 2 Jaya, Fadia Rifqy BR Bancin dari SMPN 1 Blang Pidie, Muhammad Rifqy dari SMPN 1 Kutacane, Kianu Al-Buhairi dari SMPN 1 Kota Langsa, dan Muhammad Adrian Shamil dari SMPIT Bunayya Lhokseumawe.

Sementara itu, tujuh siswa jenjang SMA/SMK berasal dari Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Barat, dan Kota Subulussalam.

Mereka adalah Cut Ulfi Zamrina dan Widiatul Qadri dari SMAN 2 Kuta Baro Aceh Besar; Syifa Maulida dari SMAN 1 Meulaboh; Nursiyah dari SMAS Iskandar Muda Aceh Utara; Nur Fadilah dari SMA Negeri Unggul Aceh Timur; Ahmad Arib dari Fatih Bilingual School Banda Aceh; serta Syakil Luthfiy IR dari SMA Negeri Unggul Kota Subulussalam.

Aida berharap para siswa memanfaatkan waktu sekitar satu bulan sebelum grand final untuk mematangkan persiapan, baik secara akademik maupun mental.

"Semoga dalam masa sebulan ini bisa lebih matangkan diri secara fisik dan mental menuju ke ajang nasional," ujarnya. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI