Sabtu, 27 Juni 2026
Beranda / Berita / Nasional / Pertamina Pride Masih Tertahan di Selat Hormuz, PIS Siapkan Skema Pelintasan Bertahap

Pertamina Pride Masih Tertahan di Selat Hormuz, PIS Siapkan Skema Pelintasan Bertahap

Jum`at, 26 Juni 2026 23:50 WIB

Font: Ukuran: - +

Supertanker Pertamina Pride.[Foto: dok. PIS]


DIALEKSIS.COM |  Jakarta - Kapal tanker minyak milik PT Pertamina (Persero), Pertamina Pride, hingga kini masih tertahan di kawasan Selat Hormuz, menyusul kondisi keamanan di wilayah tersebut yang dipengaruhi situasi geopolitik Timur Tengah.

Pelaksana Tugas (Pjs.) Corporate Secretary Pertamina International Shipping (PIS), Vega Pita, membenarkan bahwa kapal jenis very large crude carrier (VLCC) itu belum dapat keluar dari perairan strategis tersebut.

"Pride belum (keluar)," kata Vega saat dikonfirmasi, Jumat (26/6/2026).

Meski demikian, PIS tengah menyiapkan langkah agar Pertamina Pride dapat melintasi Selat Hormuz secara bertahap dengan mempertimbangkan aspek keselamatan pelayaran.

Menurut Vega, skema tersebut mengikuti langkah kapal tanker Gamsunoro yang lebih dulu berhasil melewati Selat Hormuz dengan aman.

"PIS mempersiapkan kedua kapal yakni Gamsunoro dan Pertamina Pride bergerak melewati Selat Hormuz secara bertahap, mempertimbangkan berbagai risiko dan aspek keselamatan," ujarnya.

Vega menjelaskan, keputusan pergerakan setiap kapal dilakukan berdasarkan penilaian risiko yang komprehensif, meliputi kesiapan operasional, kondisi teknis kapal, hingga perkembangan situasi keamanan di kawasan perairan tersebut.

"Kami melihat pergerakan masing-masing kapal ditentukan berdasarkan penilaian terhadap risiko, kesiapan operasional, kondisi teknis dan dinamika perairan," jelasnya.

Sementara itu, kapal tanker Gamsunoro saat ini masih menjalani proses hull cleaning atau pembersihan bagian bawah lambung kapal untuk menjaga performa dan keandalan operasionalnya.

Selain itu, muatan minyak yang dibawa Gamsunoro saat ini diprioritaskan untuk melayani konsumen pihak ketiga.

"Gamsunoro masih menjalani hull cleaning untuk menjaga keandalan kapal, dan saat ini sedang melayani konsumen third party," kata Vega.

Sebagai informasi, Pertamina Pride merupakan kapal tanker berjenis VLCC atau supertanker dengan kapasitas angkut mencapai 301.000 dead weight ton (DWT), setara sekitar dua juta barel minyak mentah.

Kapal tersebut dibangun oleh Japan Marine United (JMU) pada 2018 dan resmi diserahterimakan kepada Pertamina pada Maret 2021. Saat ini operasional kapal dikelola oleh NYK Shipmanagement Pte Ltd.

Sebelumnya, PIS mengumumkan kapal tanker Gamsunoro berhasil melintasi Selat Hormuz pada Rabu (24/6/2026) setelah sempat tertahan sejak awal Maret 2026 akibat meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Menurut Vega, proses pelayaran dilakukan setelah melalui penilaian risiko yang ketat, mencakup aspek keamanan, teknis, operasional, perlindungan asuransi, hingga kesiapan awak kapal.

Selama pelayaran, Gamsunoro dipantau selama 24 jam penuh melalui crisis center PIS. Tim di darat juga terus berkoordinasi dengan awak kapal serta berbagai otoritas terkait untuk memastikan perjalanan berlangsung aman hingga kapal berhasil melewati Selat Hormuz.[*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
dishes