Minggu, 28 Juni 2026
Beranda / Gaya Hidup / Olah Raga / KONI Ajak Daerah Terapkan Sport Science demi Cetak Atlet Berprestasi

KONI Ajak Daerah Terapkan Sport Science demi Cetak Atlet Berprestasi

Sabtu, 27 Juni 2026 21:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Webinar bertajuk *Perkembangan Sport Science di Indonesia* yang diselenggarakan Bidang Sport Science dan IPTEK Olahraga KONI Pusat secara virtual, Sabtu (27/6/2026). [Foto: Humas KONI]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat mendorong penerapan sport science secara lebih luas dalam pembinaan atlet nasional guna meningkatkan prestasi olahraga Indonesia.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn.) Dr. Suwarno, saat membuka webinar bertajuk *Perkembangan Sport Science di Indonesia* yang diselenggarakan Bidang Sport Science dan IPTEK Olahraga KONI Pusat secara virtual, Sabtu (27/6/2026).

Dalam sambutannya, Suwarno mengapresiasi penyelenggaraan webinar yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan olahraga mengenai pentingnya penerapan sport science dalam pembinaan atlet.

"Saya berharap materi yang disampaikan dalam webinar ini dapat menjadi pemahaman dan pengetahuan bagi seluruh peserta mengenai pentingnya penerapan sport science dalam pembinaan prestasi olahraga," kata Suwarno.

Ia menjelaskan bahwa sport science mencakup berbagai aspek, mulai dari nutrisi, kesehatan olahraga, psikologi, biomekanik, fisiologi, hingga strength and conditioning yang saling mendukung peningkatan performa atlet.

Menurut Suwarno, salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian lebih besar adalah nutrisi olahraga. Ia menilai kebutuhan gizi atlet harus disusun secara spesifik sesuai karakteristik masing-masing cabang olahraga.

"Pembahasan mengenai nutrisi tidak hanya bersifat umum, tetapi juga lebih spesifik sesuai kebutuhan masing-masing cabang olahraga karena setiap cabang memiliki karakteristik yang berbeda," ujarnya.

Webinar tersebut diikuti 205 peserta yang berasal dari KONI provinsi, KONI kabupaten/kota, induk cabang olahraga, akademisi, hingga insan olahraga dari berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Bidang Sport Science dan IPTEK Olahraga KONI Pusat, Dr. Lilik Sudarwati A., menyatakan bahwa prestasi olahraga tidak lahir begitu saja, melainkan harus dibangun melalui proses pembinaan yang didukung penerapan sport science.

Menurutnya, masih banyak anggapan bahwa sport science identik dengan laboratorium berteknologi tinggi. Padahal, penerapannya dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.

Lilik juga menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan praktisi olahraga untuk membangun basis data yang dapat mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan.

"Saya berharap sport science bukan hanya menjadi retorika, tetapi benar-benar diterapkan secara konsisten dalam pembinaan atlet," katanya.

Salah seorang peserta webinar, Husyen OPA dari KONI Kabupaten Timika, Papua Tengah, berharap hasil diskusi dapat memperkuat pembinaan atlet di daerah. Menurutnya, Papua memiliki banyak atlet potensial di cabang renang, atletik, dan lempar lembing yang perlu didukung dengan pola makan bergizi serta pembinaan yang tepat. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
dishes