Selasa, 28 Juli 2026
Beranda / Pemerintahan / 4 Bangunan Terbakar di Banda Aceh, Pemko Salurkan Bantuan untuk 7 KK

4 Bangunan Terbakar di Banda Aceh, Pemko Salurkan Bantuan untuk 7 KK

Senin, 27 Juli 2026 18:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran di Jalan T. Umar, Gampong Lamteumen Timur, Kecamatan Jaya Baru, Senin (27/7/2026). [Foto: Dinsos BNA]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran di Jalan T. Umar, Gampong Lamteumen Timur, Kecamatan Jaya Baru.

Kebakaran yang terjadi pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 14.20 WIB itu menghanguskan satu rumah kos, satu warung kopi, serta dua toko yang masing-masing digunakan sebagai bengkel ban mobil dan bengkel sepeda motor.

Berdasarkan hasil asesmen Tim Dinas Sosial Kota Banda Aceh, kebakaran tersebut berdampak terhadap tujuh kepala keluarga (KK) atau 12 jiwa. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Informasi awal di lokasi menyebutkan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada instalasi kabel di dinding rumah kos yang berada di samping warung kopi. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.

Setelah menerima laporan kejadian, Tim Dinas Sosial Kota Banda Aceh langsung mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen, mendata korban, serta mengidentifikasi kebutuhan masyarakat yang terdampak selama masa tanggap darurat.

Bantuan masa panik kemudian diserahkan pada Senin (27/7/2026) oleh Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Ir. Jalaluddin, S.T., M.T., didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh beserta jajaran. Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Camat Jaya Baru.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan dasar, di antaranya permakanan, sandang, dan peralatan dapur. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban korban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah kehilangan tempat tinggal dan tempat usaha akibat kebakaran.

Jalaluddin mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Banda Aceh kepada masyarakat yang tertimpa musibah.

“Pemerintah Kota Banda Aceh hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak bencana memperoleh bantuan kebutuhan dasar. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban pada masa awal pascakebakaran,” ujar Jalaluddin.

Pemkot Banda Aceh juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Warga diminta rutin memeriksa instalasi listrik serta memastikan peralatan yang berpotensi memicu kebakaran dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah maupun tempat usaha. [i]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI