Selasa, 30 Juni 2026
Beranda / Pemerintahan / Kematian dr Icha Diselidiki, Kemenkes Tegaskan Tak Boleh Ada Intimidasi Tenaga Medis

Kematian dr Icha Diselidiki, Kemenkes Tegaskan Tak Boleh Ada Intimidasi Tenaga Medis

Senin, 29 Juni 2026 13:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Ilustrasi dokter. [Foto: Getty Images/Ash2016]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyampaikan duka cita atas meninggalnya dr. Icha, dokter yang bertugas di Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (26/6/2026).

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan pihaknya akan mengusut tuntas dugaan intimidasi yang diduga dialami almarhumah sebelum meninggal dunia.

Menurut Aji, investigasi akan dilakukan bersama pihak-pihak terkait untuk memastikan seluruh fakta terungkap secara objektif, transparan, dan akuntabel.

"Kami sangat prihatin atas peristiwa ini. Setiap tenaga kesehatan berhak mendapatkan perlindungan, rasa aman, dan penghormatan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Tidak boleh ada intimidasi, tekanan, ataupun tindakan yang merendahkan martabat tenaga kesehatan," kata Aji dalam keterangannya yang dilansir pada Senin (29/6/2026).

Kemenkes juga mengecam segala bentuk intimidasi, perundungan, maupun penyalahgunaan kewenangan terhadap tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya mengganggu pelayanan kesehatan, tetapi juga dapat berdampak serius terhadap kondisi psikologis tenaga medis.

Sebagai langkah tindak lanjut, Kemenkes akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, organisasi profesi, aparat penegak hukum, serta pihak rumah sakit guna memastikan perlindungan hukum dan dukungan psikososial bagi tenaga kesehatan.

Saat ini, Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan bersama Inspektorat Jenderal Kemenkes tengah menangani kasus tersebut.

Kemenkes juga mengimbau masyarakat untuk menghormati proses investigasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

"Pengabdian dr. Icha dalam melayani masyarakat akan selalu menjadi teladan bagi dunia kesehatan Indonesia," tutup Aji. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
dishes