Jum`at, 10 Juli 2026
Beranda / Politik dan Hukum / Golkar Aceh Targetkan Perjuangan Otsus Berlanjut dan Kantor Jadi Rumah Rakyat

Golkar Aceh Targetkan Perjuangan Otsus Berlanjut dan Kantor Jadi Rumah Rakyat

Kamis, 09 Juli 2026 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Ketua DPD Partai Golkar Aceh, H.M. Salim Fakhry. [Foto: Naufal Habibi/dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua DPD Partai Golkar Aceh, H.M. Salim Fakhry, menegaskan komitmen partainya untuk terus memperjuangkan kepentingan strategis Aceh di tingkat nasional, terutama terkait keberlanjutan dan peningkatan skema Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh.

Menurut Salim, Fraksi Partai Golkar telah beberapa kali menggelar Focus Group Discussion (FGD) sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal perjuangan Dana Otsus Aceh agar tetap berlanjut dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

"Kami sudah tiga kali melaksanakan FGD melalui Fraksi Golkar untuk mendukung perjuangan Dana Otsus Aceh. Insya Allah perjuangan ini akan terus kami kawal," ujar Salim kepada awak media saat konferensi pers di Banda Aceh, Kamis (9/7/2026).

Ia menjelaskan, perjuangan tersebut juga mendapat dukungan dari anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia, yang selama ini aktif memperjuangkan aspirasi Aceh dalam pembahasan di tingkat nasional.

"Pak Ahmad Doli Kurnia secara terbuka memperjuangkan penambahan Dana Otsus Aceh menjadi 2,5 persen. Ini merupakan langkah besar yang patut diapresiasi karena dilakukan demi kesejahteraan masyarakat Aceh," katanya.

Salim menilai, mempertahankan bahkan meningkatkan Dana Otsus merupakan tanggung jawab seluruh kader Partai Golkar, mengingat Aceh masih membutuhkan dukungan anggaran untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Ini adalah kewajiban kami sebagai kader Golkar untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Aceh. Daerah ini memiliki potensi luar biasa dan harus mampu memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya," tegasnya.

Selain menyoroti perjuangan Dana Otsus, Salim Fakhry juga mengungkapkan kebijakan baru dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menginstruksikan seluruh kantor DPD Golkar di Indonesia menjadi "Rumah Rakyat".

Menurutnya, kantor partai ke depan tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas organisasi dan politik, tetapi juga menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, memperoleh layanan hukum, berdiskusi, hingga mempromosikan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Ke depan kantor Golkar bukan hanya untuk pengurus. Kantor Golkar adalah rumah rakyat, tempat masyarakat menyampaikan aspirasi, berdiskusi, bahkan mempromosikan produk UMKM," ujarnya.

Ia berharap konsep tersebut mampu mempererat hubungan Partai Golkar dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih nyata di tengah kehidupan publik

Dalam kesempatan yang sama, Salim Fakhry menegaskan sikap politik Partai Golkar Aceh untuk mendukung pemerintahan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh).

Menurutnya, seluruh proses kontestasi politik telah berakhir sehingga saat ini seluruh elemen masyarakat, termasuk kader Partai Golkar, harus bersatu mengawal pembangunan Aceh.

"Saya menginstruksikan seluruh kader dan Fraksi Partai Golkar, khususnya di DPRA, untuk mendukung pemerintahan Mualem dan Dek Fadh. Pilkada telah selesai, sekarang saatnya bersama-sama membangun Aceh," tegasnya.

Meski memberikan dukungan terhadap pemerintahan saat ini, Salim memastikan Partai Golkar tetap akan melakukan pembinaan kader dan mempersiapkan figur terbaik untuk menghadapi kontestasi politik pada Pilkada mendatang.

"Golkar adalah partai terbuka. Kami memiliki banyak kader potensial. Siapa yang akan diusung nanti tentu akan diputuskan pada waktu yang tepat sesuai mekanisme partai," katanya.

Salim berharap pelaksanaan pelantikan pengurus, Rakerda, dan Bimtek menjadi momentum memperkuat konsolidasi Partai Golkar sekaligus meningkatkan kontribusi nyata bagi pembangunan Aceh.

"Kami ingin Golkar hadir sebagai partai yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Semoga kegiatan ini menjadi energi baru untuk membangun Aceh yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat," pungkasnya. [nh]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI