Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Data / Angkutan Lebaran 2026 Tembus 147,55 Juta Perjalanan, Ini Rincian Data Lengkapnya

Angkutan Lebaran 2026 Tembus 147,55 Juta Perjalanan, Ini Rincian Data Lengkapnya

Senin, 30 Maret 2026 18:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menutup Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2026 dengan memaparkan sejumlah capaian berbasis data selama periode 13-29 Maret 2026. [Foto: dok. Kemenhub]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menutup Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2026 dengan memaparkan sejumlah capaian berbasis data selama periode 13-29 Maret 2026. 

Berdasarkan Mobile Positioning Data (MPD), jumlah pergerakan masyarakat selama masa angkutan Lebaran tercatat mencapai 147,55 juta orang atau meningkat 2,53 persen dibandingkan hasil survei sebelumnya yang sebesar 143,92 juta orang.

Dari sisi penggunaan angkutan umum, jumlah penumpang juga menunjukkan tren peningkatan. Total penumpang angkutan umum selama periode Lebaran 2026 mencapai 23,54 juta orang, naik 10,87 persen dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 21,23 juta penumpang.

Secara rinci, moda kereta api menjadi penyumbang terbesar dengan 7,31 juta penumpang, meningkat 10,13 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 6,64 juta penumpang. Angkutan penyeberangan mencatat 5,52 juta penumpang atau naik 15,36 persen dari 4,79 juta penumpang pada 2025. Sementara itu, angkutan udara melayani 4,77 juta penumpang, meningkat 6,97 persen dari 4,47 juta penumpang.

Adapun angkutan jalan mencatat 3,89 juta penumpang, naik 11,64 persen dibandingkan 3,49 juta penumpang pada tahun sebelumnya. Sementara angkutan laut mengangkut 2,02 juta penumpang atau meningkat 9,86 persen dari 1,84 juta penumpang pada 2025.

Selain peningkatan mobilitas, data keselamatan menunjukkan perbaikan signifikan. Berdasarkan data Kepolisian Negara Republik Indonesia, jumlah kecelakaan lalu lintas selama masa Angkutan Lebaran 2026 tercatat sebanyak 3.517 kejadian, turun 6,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3.754 kejadian.

Penurunan lebih tajam terlihat pada angka fatalitas. Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan selama periode tersebut tercatat sebanyak 300 jiwa, turun 31,19 persen dibandingkan 436 jiwa pada Angkutan Lebaran 2025.

Menhub Dudy menegaskan bahwa capaian ini menunjukkan adanya perbaikan dalam penyelenggaraan transportasi, meskipun tetap memerlukan evaluasi berkelanjutan, khususnya dalam aspek keselamatan. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI