Jum`at, 29 Mei 2026
Beranda / Berita / Dunia / Drone Rusia Jatuh di Apartemen Rumania, NATO Soroti Risiko Perang Meluas

Drone Rusia Jatuh di Apartemen Rumania, NATO Soroti Risiko Perang Meluas

Jum`at, 29 Mei 2026 14:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Drone Rusia dilaporkan menghantam sebuah bangunan di negara NATO, Rumania. [Foto: Romanian Department for Emergency via Reuters]



DIALEKSIS.COM | Rumania - Sebuah drone Rusia dilaporkan menghantam gedung apartemen di Kota Galati, Rumania, Jumat (29/5/2026) dini hari. Insiden itu menyebabkan kebakaran dan melukai dua warga sipil.

Kementerian Pertahanan Rumania menyatakan drone tersebut sebelumnya terdeteksi saat Rusia melancarkan serangan terhadap wilayah Ukraina yang berada dekat perbatasan sungai dengan Rumania. Drone kemudian memasuki wilayah udara Rumania sebelum jatuh di atap bangunan hunian.

“Federasi Rusia melanjutkan serangan drone terhadap target sipil dan infrastruktur di Ukraina dekat perbatasan sungai dengan Rumania,” demikian pernyataan resmi kementerian pertahanan setempat.

Dua jet tempur F-16 disebut sempat dikerahkan setelah radar mendeteksi objek udara memasuki wilayah Rumania. Otoritas juga mengaktifkan peringatan serangan udara di kawasan perbatasan.

Api yang muncul akibat benturan drone berhasil dipadamkan beberapa saat kemudian. Sekitar 70 penghuni apartemen dievakuasi untuk menghindari risiko ledakan lanjutan.

Juru bicara layanan darurat Galati, Catalin Sion, mengatakan dua korban mengalami luka ringan dan telah mendapat perawatan medis. Sementara itu, dua warga lainnya dilaporkan mengalami serangan panik akibat insiden tersebut.

Peristiwa ini menjadi insiden pertama sejak perang Rusia-Ukraina pecah pada 2022 di mana drone jatuh dan menghantam bangunan tempat tinggal di Rumania, negara anggota NATO.

Sebelumnya, wilayah udara sejumlah negara anggota NATO di sekitar Ukraina, seperti Polandia, Latvia, Estonia, dan Rumania, beberapa kali dilaporkan mengalami pelanggaran akibat aktivitas drone maupun rudal dari kawasan konflik.

Dalam beberapa hari terakhir, Rusia meningkatkan intensitas serangan udara ke Ukraina menggunakan ratusan drone dan rudal. Moskwa menyebut serangan itu sebagai bagian dari operasi balasan terhadap aksi Ukraina di wilayah yang diduduki Rusia. [cnbc ind]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI