Rabu, 24 Juni 2026
Beranda / Berita / Dunia / Kasus Ebola di Kongo Tembus 1.000, UNICEF Peringatkan Jutaan Anak Berisiko

Kasus Ebola di Kongo Tembus 1.000, UNICEF Peringatkan Jutaan Anak Berisiko

Selasa, 23 Juni 2026 19:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Sebuah tenda yang digunakan untuk mengisolasi pasien Ebola didesinfeksi di Bunia, Republik Demokratik Kongo (DRC). [Foto: UNICEF/John James]


DIALEKSIS.COM | Kongo - Republik Demokratik Kongo (DRC) mencatat lebih dari 1.000 kasus Ebola di tengah upaya pemerintah dan lembaga internasional menahan penyebaran wabah yang terus berlangsung.

Kementerian Kesehatan DRC melaporkan hingga Minggu (21/6/2026) terdapat 1.003 kasus terkonfirmasi dengan 254 kematian. Sebanyak 365 pasien masih menjalani perawatan atau isolasi.

Meski berbagai langkah pengendalian telah dilakukan, pelacakan kontak masih menjadi tantangan utama. Otoritas kesehatan menyebut hanya 58% kontak yang berhasil dipantau, jauh di bawah target 90%-95% yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menekan penyebaran wabah.

Selain itu, maraknya disinformasi di masyarakat turut menghambat penanganan. Sejumlah rumor yang beredar melalui media sosial maupun dari mulut ke mulut membuat sebagian warga enggan mengikuti prosedur kesehatan yang ditetapkan.

Di sisi lain, UNICEF memperingatkan sekitar 2,95 juta anak dan remaja di wilayah terdampak, terutama di Kongo timur, berisiko terpapar Ebola dan mengalami gangguan layanan kesehatan penting. Anak-anak tercatat menyumbang sekitar 15% kasus terkonfirmasi dan lebih dari seperempat kematian akibat Ebola di wilayah tersebut.

Provinsi Ituri yang menjadi pusat wabah juga mencatat puluhan anak kehilangan orang tua akibat penyakit tersebut. UNICEF menilai upaya membangun kepercayaan masyarakat menjadi faktor krusial untuk mempercepat pengendalian wabah.

Sementara itu, negara tetangga Uganda melaporkan sedikitnya 20 kasus Ebola yang sebagian besar terkait penularan lintas batas dari DRC, dengan dua kematian yang telah terkonfirmasi. [mk-abc news]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
dishes