Rabu, 24 Juni 2026
Beranda / Ekonomi / 245 Peserta Ikuti Pelatihan Vokasi Nasional Batch II 2026

245 Peserta Ikuti Pelatihan Vokasi Nasional Batch II 2026

Selasa, 23 Juni 2026 19:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh resmi membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch II Tahun 2026 di Gedung Talent Corner BPVP Banda Aceh, Senin (22/6/2026). [Foto: Disnakermobduk Aceh]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh resmi membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch II Tahun 2026 di Gedung Talent Corner BPVP Banda Aceh, Senin (22/6/2026).

Kegiatan yang didanai melalui APBN Kementerian Ketenagakerjaan tersebut akan berlangsung mulai 22 Juni hingga 19 Agustus 2026 sesuai jadwal masing-masing program pelatihan.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Disnakermobduk Aceh, Akmil Husen, dan Kepala BPVP Banda Aceh, Rahmad Faisal. Turut hadir Kabid Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakermobduk Aceh Qifti Reza Kesuma, Kabid Pengawasan Ketenagakerjaan Rinal Dianto, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, serta Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Aceh.

Dalam sambutannya, Akmil Husen menegaskan bahwa upaya menekan angka pengangguran di Aceh membutuhkan peran aktif seluruh pemangku kepentingan di sektor ketenagakerjaan.

Menurutnya, dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir 2025 turut memengaruhi peningkatan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Aceh, sehingga diperlukan berbagai inovasi untuk memperluas kesempatan kerja.

“Faktor bencana hidrometeorologi di akhir tahun 2025 yang berpengaruh terhadap bertambahnya TPT di Aceh menuntut setiap pelaku sektor ketenagakerjaan untuk berpikir keras menemukan inovasi dalam mengurangi angka pengangguran,” ujar Akmil.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPVP Banda Aceh sebagai perpanjangan tangan Kementerian Ketenagakerjaan di Aceh yang terus berkolaborasi dengan Pemerintah Aceh dalam mencetak tenaga kerja kompeten dan siap kerja.

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut adalah pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi operator excavator yang dilaksanakan BPVP Banda Aceh bekerja sama dengan Disnakermobduk Aceh.

Akmil meminta seluruh penyelenggara menjaga mutu pelatihan dan memastikan peserta diuji sesuai standar kompetensi yang berlaku.

“Lulusan BPVP Banda Aceh harus mampu bersaing di dunia kerja dan menjadi kebanggaan Aceh. Kepada dunia usaha, jangan ragu menyerap lulusan BPVP karena mereka telah ditempa sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Mari bersama-sama berupaya mengurangi angka pengangguran di Aceh,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPVP Banda Aceh Rahmad Faisal melaporkan bahwa Pelatihan Vokasi Nasional Batch II Tahun 2026 diikuti oleh 245 peserta yang terbagi dalam 19 paket kegiatan.

Program pelatihan tersebut terdiri atas Project Based Learning (PBL) sebanyak lima paket dengan 58 peserta, Non Boarding sebanyak 13 paket dengan 171 peserta, serta Tailor Made Training (TMT) satu paket dengan 16 peserta.

Selain memperoleh sertifikat pelatihan, para peserta juga akan mengikuti program pelatihan kerja di perusahaan (job training) dan sertifikasi kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BPVP Banda Aceh sesuai bidang keahlian masing-masing.

Rahmad berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh serta terus meningkatkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja yang kompeten, berdaya saing, dan siap memenuhi kebutuhan pasar kerja,” ujarnya. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
dishes