DIALEKSIS.COM | Washington - Ratusan tersangka predator anak ditangkap dalam operasi gabungan lintas lembaga di California Selatan, Amerika Serikat. Operasi tersebut juga berhasil menyelamatkan puluhan anak di bawah umur yang diduga menjadi korban eksploitasi seksual berbasis internet.
Departemen Kepolisian Los Angeles atau Los Angeles Police Department (LAPD) mengungkapkan, sebanyak 341 tersangka ditangkap dan 40 anak berhasil diselamatkan dalam operasi bertajuk Operasi Firewall.
Operasi ini dipimpin oleh Satuan Tugas Kejahatan Internet terhadap Anak atau Internet Crimes Against Children (ICAC). Kegiatan penindakan berlangsung sejak 19 April hingga 3 Mei 2026 di sejumlah wilayah, meliputi Los Angeles, Orange, San Bernardino, Santa Barbara, dan Ventura.
Dalam keterangan resminya, LAPD menyebut operasi tersebut bertujuan mengidentifikasi dan menangkap pelaku yang memanfaatkan internet untuk melakukan eksploitasi serta pelecehan seksual terhadap anak.
“Operasi ini menargetkan predator yang menggunakan internet untuk memfasilitasi eksploitasi dan pelecehan seksual terhadap anak-anak,” demikian pernyataan LAPD, Kamis.
Selama operasi berlangsung, penyidik melakukan penyamaran secara proaktif di berbagai platform media sosial. Aparat juga melaksanakan sejumlah surat perintah penggeledahan dan penangkapan terhadap para tersangka.
Para tersangka diduga terlibat dalam berbagai tindak pidana serius, mulai dari produksi, kepemilikan, dan distribusi materi pornografi anak, perbuatan cabul terhadap anak, hingga perdagangan manusia.
Jaksa Wilayah Los Angeles County, Nathan Hochman, dalam konferensi pers pada Kamis, menjelaskan bahwa operasi tersebut melibatkan ratusan personel dari 30 lembaga penegak hukum berbeda.
Ia menilai kerja sama lintas lembaga menjadi kunci dalam membongkar jaringan eksploitasi anak yang bergerak melalui ruang digital. Menurutnya, kejahatan terhadap anak yang difasilitasi internet memerlukan respons cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan dari aparat penegak hukum.
Operasi Firewall menjadi salah satu penindakan besar di California Selatan terhadap kejahatan eksploitasi anak berbasis internet. Aparat menegaskan penyelidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap kemungkinan korban dan pelaku lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.