Minggu, 07 Juni 2026
Beranda / Ekonomi / Ada Banpres Rp1,2 Triliun untuk UMKM Korban Bencana, Siapa Saja yang Bisa Dapat?

Ada Banpres Rp1,2 Triliun untuk UMKM Korban Bencana, Siapa Saja yang Bisa Dapat?

Sabtu, 06 Juni 2026 08:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Menteri UMKM Maman Abdurrahman. Foto: SinPo.id/ Tio Pirnando


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah menyiapkan Bantuan Presiden atau Banpres senilai Rp1,2 triliun untuk membantu pelaku UMKM yang terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Bantuan tersebut disiapkan untuk mendorong pelaku usaha mikro kembali bangkit setelah kegiatan ekonomi mereka terganggu akibat bencana.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan, Banpres itu akan disalurkan dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp600 miliar akan diberikan pada 2026, sedangkan tahap kedua dengan nilai yang sama akan disalurkan pada 2027.

“Banpres akan ada dua tahap, tahap pertama sebesar Rp600 miliar di tahun 2026, dan tahap kedua dengan jumlah yang sama di tahun 2027,” ujar Maman di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Menurut Maman, bantuan ini merupakan respons Presiden Prabowo Subianto terhadap kondisi pelaku usaha mikro yang terdampak bencana. Pemerintah ingin memastikan mereka tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan usaha.

Melalui program ini, pemerintah menargetkan 200 ribu pengusaha mikro menerima bantuan. Setiap penerima akan mendapatkan stimulan modal usaha sebesar Rp3 juta.

Namun, bantuan tersebut tidak diberikan kepada semua pelaku usaha. Maman menjelaskan, Banpres Rp3 juta hanya diperuntukkan bagi pengusaha mikro yang belum pernah mengakses pembiayaan perbankan.

“Bantuan modal senilai Rp3 juta hanya diberikan kepada pengusaha yang belum mengakses pembiayaan perbankan. Sementara bagi yang sudah memperoleh akses pembiayaan bank, penanganannya dilakukan melalui mekanisme yang tersedia di sektor perbankan,” kata Maman.

Agar penyaluran tepat sasaran, pemerintah pusat akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Koordinasi itu dilakukan untuk menyiapkan pendataan, verifikasi, dan validasi calon penerima bantuan.

Maman menyebut, berbagai persiapan sudah mulai dilakukan. Program Klinik UMKM di masing-masing daerah juga tetap berjalan untuk mendampingi pelaku usaha yang membutuhkan pemulihan.

“Untuk saudara-saudara kami di Aceh, Sumut, dan Sumbar, saat ini kami sudah mulai melakukan berbagai persiapan. Program Klinik UMKM di masing-masing daerah juga masih terus berjalan hingga saat ini,” ujarnya.

Pemerintah berharap Banpres tersebut dapat membantu pelaku UMKM memperbaiki aset usaha, membeli kembali peralatan produksi, serta menambah modal agar usaha mereka bisa kembali berjalan.

“Pemerintah ingin memastikan para pengusaha UMKM yang terdampak bencana memiliki kesempatan untuk kembali produktif, memperkuat usahanya, dan melanjutkan kontribusinya terhadap perekonomian daerah maupun nasional,” kata Maman.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI