Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Parlemen Kita / Irwansyah: HUT 821 Momentum Baru Kebangkitan Banda Aceh

Irwansyah: HUT 821 Momentum Baru Kebangkitan Banda Aceh

Senin, 27 April 2026 21:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Ratnalia

Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, S.T., menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-821 Kota Banda Aceh yang mengusung tema “Banda Aceh Kota Kolaborasi”.  [Foto: dok. PKS]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, S.T., menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-821 Kota Banda Aceh yang mengusung tema “Banda Aceh Kota Kolaborasi”. Ia menilai, peringatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kebangkitan Banda Aceh menuju arah yang lebih maju dan berdaya saing.

Menurut Irwansyah, semangat kolaborasi yang dihadirkan dalam momentum HUT tidak hanya memperkuat kebersamaan antar pemangku kepentingan, tetapi juga mampu mengembalikan perhatian berbagai pihak, baik di tingkat Aceh, nasional, maupun internasional, untuk turut ambil bagian dalam pembangunan Banda Aceh.

“Momentum HUT ke-821 ini menunjukkan optimisme dan energi baru bagi Banda Aceh untuk terus bergerak maju. Kolaborasi menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan kota,” ujar Irwansyah kepada Dialeksis saat dihubungi, Senin (27/4/2026).

Ia menilai, langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Banda Aceh di bawah kepemimpinan Wali Kota H. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE telah mengarah pada penguatan sinergi lintas sektor, sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Irwansyah menegaskan bahwa DPRK Banda Aceh sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah akan menjalankan perannya secara optimal, khususnya melalui fungsi penganggaran, legislasi, dan pengawasan, guna memastikan setiap program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Di sisi lain, ia juga menekankan masih adanya sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang menjadi perhatian bersama, di antaranya perbaikan ruas jalan rusak, penataan dan normalisasi drainase, peningkatan penerangan jalan lingkungan (kampung), serta optimalisasi layanan air bersih bagi masyarakat.

Khusus terkait layanan air bersih, Irwansyah menegaskan bahwa hal tersebut merupakan isu yang sangat vital karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat yang digunakan setiap hari, bahkan setiap jam. Oleh karena itu, PDAM dituntut bekerja ekstra dalam memastikan pelayanan yang prima dan berkelanjutan.

Ia juga mendorong agar sistem layanan pengaduan, khususnya call centre PDAM, benar-benar dioptimalkan sehingga mampu merespons keluhan masyarakat secara cepat, efektif, dan solutif. Menurutnya, setiap laporan warga, baik melalui call centre maupun akun media sosial resmi PDAM, harus ditindaklanjuti secara konkret dengan turun langsung ke lapangan.

“Kepercayaan publik terhadap layanan air bersih harus terus dibangun. Caranya dengan memastikan setiap aduan masyarakat tidak hanya diterima, tetapi juga ditindaklanjuti secara nyata di lapangan,” tegasnya.

Irwansyah memastikan bahwa DPRK Banda Aceh berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pihak eksekutif dalam menyelesaikan berbagai persoalan kota, sekaligus memperkuat arah pembangunan yang telah dirancang dalam visi dan misi kepemimpinan saat ini.

“Kami berkomitmen untuk terus bersama-sama dengan pemerintah kota dalam menghadirkan solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat, sehingga Banda Aceh semakin maju, tertata, dan nyaman sebagai ibu kota provinsi,” tutupnya.

Momentum HUT ke-821 ini diharapkan menjadi pijakan kuat dalam mewujudkan Banda Aceh sebagai kota kolaborasi yang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga mampu memberikan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat. [ra]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI